Headlines News :

INFO HAJI

More on this category »

JUAL BELI ONLINE TERPERCAYA :

Universitas Batam

More on this category »

Catatan Kesederhanaan

More on this category »

Catatan Inspirasi Fahmi Amhar

More on this category »

Info Internasional

More on this category »
Tampilkan postingan dengan label universitas batam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label universitas batam. Tampilkan semua postingan

Renungan Idul Fitri : Antara Ketulusan, Tradisi dan Basa-Basi

 
Duhai hati…
Kurendam engkau di air kelapangan jiwa
Kukerik kerak yang mulai mengeras
Kucuci hingga suci tak bernoda
Kujemur di bawah cahaya Ilahi

Duhai hati…
Itulah hasratku
Itulah kehendakku
Itulah ‘azam­-ku
Itulah visi dan misiku

Duhai hati…
Tapi diri ini lebih senang menunda
Semua jadi teori dan omong kosong belaka
Cuma desain tanpa implementasi nyata
Hebat kata-kata namun hampa adanya

Setiap kita tentu tulus saat menulis maupun mengucapkan permohonan maaf kala Idul Fitri tiba.

Setiap kita tentu tulus saat melafalkan kalimat pemberian maaf kepada orang yang mengharap maaf kita kala Idul Fitri datang.

Pertanyaannya adalah :
  • Ketika meminta maaf kepada seseorang, pernahkah kita—di dalam hati—menyebut apa saja kesalahan kita kepadanya? Ataukah kita hanya mengikuti sebagaimana lazimnya, yaitu dengan mengucap “Mohon dimaafkan atas segala kesalahan, baik disengaja maupun tidak”? Padahal kita sendiri tidak tahu (atau bahkan tidak mau tahu) kesalahan apa yang telah kita perbuat?
  • Misal kita khilaf telah meng-copas tulisan orang lain tapi tidak mencantumkan nama atau alamat web/blog orang tersebut.

    Maukah dengan jujur kita segera mencantumkan namanya, lalu secepatnya memohon keikhlasan darinya?

    Ataukah dengan egoisme tinggi kita enggan melakukannya karena para pengunjung blog telah mengira bahwa artikel tersebut tulisan kita, dan bila kita revisi, ada kekuatiran harga diri akan jatuh?
  • Apakah pemberian maaf kita hanya berlaku untuk orang yang secara langsung memohon maaf kepada kita?

    Bagaimana bila ada orang yang bersalah kepada kita tapi tidak minta maaf? Akankah kita juga memaafkannya? Apakah di hari nan fitri kita berniat memaafkan semua orang, baik yang menghaturkan kata maaf maupun tidak?

    Ataukah kita hendak berkata, “Kalau dia ngga minta maaf terlebih dahulu, aku ngga sudi memaafkannya. Jangankan memberi maaf, melihat mukanya saja aku tak mau!”
  • Apabila kita murid/mahasiswa, setelah bermaaf-maafan dengan guru/dosen, apa di bulan-bulan berikutnya kita masih mengulangi kebiasaan kita, yaitu membicarakan (ngrasani) guru/dosen kala berkumpul (kongkow/cangkruk) bareng teman-teman?
  • Kalau kita guru/dosen/ustadz, sesudah saling meminta dan memberi maaf kepada siswa/mahasiswa/santri, masihkah kita bersikap merasa diri lebih tua, lebih pengalaman dan lebih-lebih lainnya sehingga tidak boleh ada satu siswa/mahasiswa/santri pun mendebat atau membantah kita? Masihkah kita berprinsip “kalah–menang nyรฉrรฉk”(apa pun yang terjadi—walaupun kita salah—keputusan dan kekuasaan berada di tangan kita sehingga kita senantiasa menang)?
  • Jika kita atasan, setelah lebaran, apakah kita benar-benar memperbaiki kualitas kepemimpinan sehingga kesalahan yang telah lalu tak terulang lagi? Begitu pula sebagai karyawan, apakah kita sungguh-sungguh meningkatkan kinerja sebagai bukti tulus permintaan maaf kita kepada atasan?
  • Bila kita pejabat, apakah permintaan dan pemberian maaf kepada rakyat akan membuahkan kejujuran yang senantiasa mengalir bersama aliran darah dan menyatu dalam diri sehingga tak kan pernah ada kamus membohongi publik, korupsi dan sejenisnya di benak kita?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “tulus” bermakna sungguh dan bersih hati (benar-benar keluar dari hati yang suci); jujur; tidak pura-pura; tidak serong; tulus hati; tulus ikhlas. Adapun ketulusan berarti kesungguhan dan kebersihan (hati); kejujuran.

Berdasarkan Kamus Al-Munawwir Indonesia—Arab serta software Kamus Al-Mufid versi 1.0, terjemah kata “tulus” dalam bahasa Arab adalah ikhlรขs(ุฅุฎู„ุงุต).

” ikhlas berarti semua hal dilakukan semata-mata untuk dan karena Allah, apa pun sikap/perlakuan orang terhadap kita.

ู‚ُู„ْ ุฅِู†َّ ุตَู„ุงَุชِูŠْ ูˆَู†ُุณُูƒِูŠْ ูˆَู…َุญْูŠَุงูŠَ ูˆَู…َู…َุงุชِูŠْ ِู„ู„ู‡ِ ุฑَุจِّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠْู†َ
Katakanlah, “Sesungguhnya shalat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS al-An‘รขm [6] : 162)

Dari uraian di atas, bukankah wajar bahkan sebuah keharusan bila kita bertanya kepada diri sendiri, “Tuluskah saya ketika meminta dan memberi maaf? Jika memang tulus, apa buktinya?”

Mari kita lihat diri sendiri, tak perlu repot-repot menilai orang lain. Bukankah orang terdekat adalah diri sendiri? Bukankah semakin dekat seharusnya semakin mengerti betul kekurangan/kesalahan yang ada? Anehnya, justru karena sangat dekat itulah sehingga kita kesulitan bahkan tak dapat melihat kekurangan diri sendiri.
:)
 
Al-Fakir... CandraHernawanSarpin
 
#SALAMSB5PLUS
#SUNGAILANGKAIBERSIHBEBASBANJIRDANBERAKHLAKBAIKPLUSBERJIWAWIRAUSAHA

Reformasi Birokrasi Era Pemerintahan Islam Audit Komprehensif Era Khilafah (Bahan Masukan pada Dr. Mirza Nasution, M.Hum Dosen UNIBA dan USU)

Reformasi Birokrasi Era Pemerintahan Islam Audit Komprehensif Era Khilafah (Bahan Masukan pada Dr. Mirza Nasution, M.Hum Dosen UNIBA dan USU)

Catatan Kesederhanaan - Pemerintah Kini menginginkan meletakkan Reformasi Birokrasi sebagai prioritas pertama program-programnya.  Ini karena aparat birokrasi pemerintahan adalah ujung tombak jalan tidaknya semua kebijakan politik.

  Mungkin orang sudah capai dengan janji-janji, apalagi terkait pemberantasan korupsi dan pengentasan kemiskinan.  Birokrasi yang tidak proaktif jemput bola melayani rakyat, tidak transparan cara kerjanya serta tidak terukur prestasinya, menjadi sandungan yang serius bagi suatu negara, siapapun pemimpinnya, apapun ideologinya.

Seorang pemimpin – apalagi pemimpin tertinggi sebuah negara – memiliki tugas mulia untuk memberi arah yang jelas bagi birokrasi di bawahnya, mengoptimasi segala sumberdayanya (dan negara adalah pemilik terbesar sumberdaya, baik itu SDM, organisasi, alat, asset maupun keuangan), menerapkan SOP sekaligus memberi teladan, hingga mengawasi bahwa semua berjalan “on the track”.  Tugas terakhir itu adalah tugas pengawasan (audit).  Yang diaudit tentu saja cukup komprehensif, yaitu mutu layanan, biaya layanan (agar tidak mahal atau boros) dan kecepatan layanan (agar rakyat tak hilang kepercayaan yang biasa terjadi bila layanan tidak memuaskan).

Ternyata tugas terakhir ini sangat penting, sebab ini mirip muara sebuah “sungai birokrasi”.  Dunia industri sepertinya bahkan sudah “mengenali” lebih awal dengan menerapkan standar ISO-9000 untuk manajemen mutu.  Banyak juga peneliti yang lalu usul agar reformasi birokrasi mengacu juga ke ISO-9000.

Apakah orang percaya, bahwa sebuah negara dapat bertahan berabad-abad tanpa pengawasan yang baik?  Tentu tidak.  Demikian juga dengan Daulah Khilafah yang pernah jaya berabad-abad.

Kalau kita meneliti fragmen-fragmen sejarah, ternyata audit sudah dikerjakan oleh Rasulullah sendiri.  Sebelum mengangkat para pejabatnya, Rasulullah pernah menguji sejauh mana hafalan Qur’an mereka.  Kandidat yang hafal surat Al-Baqarah dan Ali-Imran mendapat score lebih tinggi, mungkin karena kedua surat ini sarat berisi hukum, sehingga ada jaminan bahwa pejabat tersebut mengerti benar “SOP” yang akan diterapkannya.  Nabi juga pernah mengaudit kualitas tepung di pasar.  Ternyata tepung itu kering di atas, tetapi basah di bawah.  Dan itu menurut Nabi bisa jatuh ke delik penipuan konsumen.

Abu Bakar juga mengaudit sendiri pelaksanaan syariat zakat.  Dan ketika ada suatu kaum berkilah untuk menolak membayar zakat, Abu Bakar menindaknya dengan tegas.  Umar bin Khattab lebih ketat lagi dalam soal pengawasan.  Dia sering menyamar lalu berkeliling negeri melihat apakah masih ada warga yang belum terlayani aparat birokrasinya.  Umar juga kadang-kadang menguji integritas seseorang dengan pura-pura mengajak kolusi, seperti ketika beliau pura-pura ingin membeli domba dari seorang gembala.  Dan dia juga benar-benar menghitung harta seluruh pejabatnya di awal dan akhir periode jabatannya.  Setiap kelebihan yang tidak bisa dijelaskan secara syar’i, akan disita.  Umar bahkan memberi sanksi pada seorang gubernur Mesir, ketika anak si gubernur menzhalimi rakyat kecil.  Alasan Umar: si anak ini tidak berani zhalim bila ayahnya bukan pejabat, dan sayang ayahnya ini tidak mengawasi anaknya.

Khilafah juga menjamin pendidikan bagi seluruh rakyat, sehingga rakyat yang cerdas akan selalu mengawasi penguasa.  Sejak masa Khulafaur Rasyidin, para sahabat tak pernah canggung dan takut mengkritik para Khalifah.  Umar yang terkenal kesederhanaan dan keadilannya pun tak luput dari sikap kritis sahabat yang tak mau mendengarnya sebelum menjelaskan, darimana bajunya yang tampak lebih panjang dari rata-rata.  Sampai Umar menjelaskan, bahwa bajunya disambung dengan milik anaknya, yang dikasihkan kepadanya.

Pada masa selanjutnya, audit seperti ini tidak lagi sekedar mengandalkan intuisi seorang pemimpin, tetapi sudah melibatkan berbagai cabang ilmu pengetahuan, serta diterapkan di hampir semua bidang pelayanan publik.

Mungkin cabang ilmu yang paling cepat dipakai untuk audit adalah matematika.  Kitab al-Jabar wal Muqobalah dari al-Khawarizmi (780-850 M), bukanlah buku ilmiah yang berat, tetapi buku praktis bagi banyak orang.

Pedagang, petani, staf baitul maal, bahkan para hakim bisa dengan cepat menguji hitung-hitungannya menggunakan cara yang terjamin akurasinya.  Lahirlah cikal bakal akuntansi.  Maka pedagang bisa dengan cepat mengaudit para pegawainya yang bertransaksi di Syams atau Yaman.  Petani bisa mengaudit klaim penggunaan air atau pupuk.  Staf baitul maal lebih mudah menguji proposal pembagian zakat dari suatu kaum.  Dan para hakim bisa cepat menghitung waris secara adil.

Cabang ilmu kedua yang terpakai untuk audit adalah geografi.  Peta-peta yang mulai mendapatkan bentuk standar sejak masa Ahmed ibn Sahl al-Balkhi (850-934 M), Abu Rayhan al-Biruni (973-1048 M), Muhammad al-Idrisi (1100–1165 M) dan seterusnya, memudahkan para kepala daerah untuk mengawasi perkembangan wilayah di daerahnya.  Posisi, distribusi dan kondisi wilayah yang dihuni lebih mudah dilihat, sehingga berapa jumlah aparat yang ditempatkan, hingga berapa jumlah zakat yang dapat ditarik, lebih mudah diperkirakan dengan akurat.

Cabang ketiga, mungkin ilmu kimia.  Sejak Jabir ibn Hayyan (715-815 M) memperkenalkan metode ilmiah dalam percobaan material, menjadi semakin mudah bagi para pandai besi untuk menguji kemurnian logam mulia, atau bagi insinyur sipil untuk menguji apakah semen yang dipakai untuk membangun jembatan memang pada kualitas kekuatan yang ditetapkan.  Metode analisis dalam ilmu kimia juga berguna untuk mengetahui apakah sebuah makanan memiliki resiko kesehatan, atau apakah sebuah lahan layak ditanami tanaman tertentu, atau cocok untuk dibangun hunian atau bahkan rumah sakit.

Tidak cuma prosesnya.  Sumber Daya Manusianyapun diuji untuk menjamin kualitas layanan.  Di bidang kesehatan, para tabib di masa khalifah Harun al-Rasyid secara teratur diuji kompetensinya.  Dokter khalifah menguji setiap tabib agar mereka hanya mengobati sesuai pendidikan atau keahliannya.  Mereka juga harus membuat rekam medis, sehingga setiap ada kejadian yang serius bisa dilacak bagaimana awal mulanya.

Bahkan pada saat peperangan, beberapa panglima muslim mengaudit sendiri kualitas persenjataan serta kesiapan pasukan.  Sebelum merebut Konstantinopel, Sultan Mehmet II yang kemudian bergelar al-Fatih bahkan menanyai langsung intensitas dan kualitas ibadah anggota pasukannya, karena Rasulullah telah mengatakan bahwa Allah hanya akan membuka kota itu bagi pasukan yang terbaik – tentu tidak hanya yang terbaik senjata fisiknya, tetapi juga kualitas spiritualnya. 

RENCANA PEMBUKAAN CPNS 2014 KEPRI DAN KOTA BATAM DISERTAI LATIHAN SOAL CAT CPNS




RENCANA PEMBUKAAN CPNS 2014 KEPRI DAN KOTA BATAM DISERTAI LATIHAN SOAL CAT CPNS

Catatan Kesederhanaan - Hei sobat, waktu pembukaan pendaftaran CPNS tinggal beberapa minggu lagi. Informasi yang kami peroleh Kepri dan Kota Batam berencana akan membuka banyak lowongan CPNS setelah moratorium yang diberlakukan Kemenpan dan RB, Rencana Pembukaan kemungkinan pada Akhir Juli Hingga Pertengahan Agustus 2014ini.. maka rajin2 baca Koran dan website Pemprov Kepri (http://www.kepriprov.go.id) dan Pemko Batam ya (http://batamkota.go.id/) ya…. J

A. PERSYARATAN UMUM
•   Warga Negara Indonesia;
•   Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
•   Memiliki Integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
•   Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
•   Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
•   Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil;
•   Mempunyai kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan;
•   Berkelakuan baik;
•   Sehat jasmani dan rohani; dan
•   Syarat lain yang ditentukan dalam persyaratan jabatan.

B. PERSYARATAN KHUSUS
•   Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun per-1 Desember 2014, ditunjukkan dengan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku dan sesuai dengan yang tertera pada Ijazah;
•   Bagi yang usianya lebih dari 35 (Tiga puluh lima) tahun sampai dengan 40 (empat puluh) dapat mengikuti pendaftaran dengan syarat memiliki masa kerja pada instansi pemerintah atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional dan masih bekerja terus-menerus sampai dengan dibukanya pendaftaran CPNS, yang dibuktikan dengan melampirkan fotocopy sah surat keputusan bukti pengangkatan pertama dan terakhir; (persyaratan khusus yang digeneralisasi dari syarat pendaftaran CPNS 2013).

Persyaratan administrasi pelamar yakni:
• Fotokopi ijazah beserta transkrip nilai
• Pasfoto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak empat lembar
• Fotokopi KTP,

Pada persyaratan khusus di tahun 2014 ini, Surat Keterangan berbadan sehat dari Dokter, Kartu Kuning dan SKCK tidak diperlukan lagi untuk berkas pendaftaran CPNS akan tetapi dibutuhkan nanti jika berhasil lulus tes untuk Verifikasi akhir.

Nantinya pendaftaran CPNS harus dilakukan secara online. Setiap pelamar harus melakukan pendaftaran secara online pada situs yang dibuat khusus oleh panitia penerimaan CPNS.

Alamat website pendaftaran CPNS ini akan diumumkan saat pengumuman pendaftaran sudah dibuka. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online akan mendapatkan nomor pendaftaran.

Setelah melakukan pendaftaran online, peserta wajib mengirimkan berkas pendukung dengan gambaran sebagai berikut :

•   Surat Lamaran dibuat dengan tulisan tangan sendiri memakai tinta hitam ditujukan Kepada sesuai instruksi pada pengumuman.
•   Fotocopy KTP yang dilegalisir pejabat berwenang;
•   Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (masing-masing dilegalisir); Catatan : ijazah yang diakui adalah yang sah dikeluarkan dari Sekolah/Perguruan Tinggi Negeri atau dari Sekolah/Perguruan Tinggi swasta yang terakreditasi atau yang telah mendapat ijin operasional/penyelenggaraan dari DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS, serta dilegalisir/disahkan oleh Pejabat yang berwenang;
•   Pas photo terbaru ukuran 4 x 6 cm berwarna sebanyak 3 (tiga) lembar;
•   Lamaran dan lampirannya ini kemudian dimasukan dalam amplop kemudian dikirim melalui PO BOX yang ditentukan panitia sesuai batas waktu yang ditentukan.

Selanjutnya akan dilakukan seleksi berkas dan diumumkan nama-nama yang lulus seleksi berkas ini. Bagi yang lulus seleksi berkas akan diberikan nomor ujian tes CPNS dan setelah itu siap mengikuti tes CPNS 2014 yang terdiri dari dua tahap yaitu mengerjakan soal tes kompetensi dasar (TKD), kemudian bagi yang lulus TKD berhak mengikuti tahapan tes terakhir yaitu tes kompetensi bidang (TKB).

Perlu juga diketahui sistem penerimaan CPNS tahun 2014 ini merupakan sistem rekrutment yang baru yang mengutamakan transparansi dan kejujuran dalam proses seleksi. Sehingga yang bisa lulus CPNS tahun 2014 dalah orang-orang yang benar-benar bisa menyeselaikan soal-soal CPNS dengan nilai tertinggi.

Sobat sudah siap nih buat melengkapi alat perangnya ?? Di penerimaan CPNS tahun ini sistemnya sedikit berbeda loh, sekarang pemerintah menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test). Apa?? CAT?? CAT TEMBOK?? bukan sobat, kalau jaman bahulak dulu kala kita kalau ikut penerimaan CPNS pasti ngerjain tes ujian tulisnya menggunakan tangan, manual gitu.
Nah bedanya dengan sekarang, tes tulis yang diberikan ke kita gak ditulis tangan sobat, namun kita akan mengerjakan pake komputer, semua ada dikomputer, kita tinggal klik-klik aja jawabannya yang diberikan di dalam komputer. Sudah canggih ya sobat? hehe.

APA ITU CAT…?

CAT adalah singkatan dari Computer Assisted Test yaitu tes untuk merekrut CPNS yang dilakukan secara online dengan menggunkan komputer. Jadi ujian tidak lagi memerlukan pensil 2B dan papan ujian seperti dalam sistem LJK, tetapi dibutuhkan peralatan komputer yang nantinya disediakan instansi yang mengadakan tes CPNS 2014.

Nah sebelum berperang nyata disoal-soal yang akan diberikan di penerimaan CPNS beberapa minggu lagi, nih kami mencoba mencari beberapa 
Latihan Soal TPA CPNS 2014 Menggunakan Sistem CAT.
Sebenernya gak ada yang tau bagaimanakah bentuk persis tes CPNS dengan menggunakan sistem CAT, soalnya ini baru pertama kali diadakan di Indonesia.
Tapi Beberapa Latihan soalnya ini diusahakan semirip-miripnya dan semoga sangat mirip, hehe.

Di Latihan 
Soal TPA CPNS 2014 Menggunakan Sistem CAT ini ada sekitar 45 soal. Nilai benar per soal adalah 10, jadi nilai totalnya 450. Dengan memberikan kriteria minimal untuk lulus latihan ini, yaitu dapat mengerjakan soal dengan benar sebanyak 80% dari keseluruhan atau sekitar 360 untuk nilai total. Tenang soalnya gak sulit-sulit kok, sobat latihan aja dengan santai yaa? Eiiitt, tapi jangan terlalu santai loh, di 45 soal yang disediakan, sobat hanya punya waktu 15 menit untuk mengerjakan, jika melewati sobat akan dianggap gagal :( .

Gak usah banyak omong lagi, take action langsung kerjain Latihan Soal TPA CPNS 2014 Menggunakan Sistem CAT ini sobat dan jangan lupa masukkan passwordnya dulu ya :)
Klik Link dibawah berikut :


passwordnya : www.soaltpaku.blogspot.com


Bagaimana sobat?? sudah lulus??? Huaduhhhhh banyak yang belum ya??? haha, gak papa bisa diulang lagi kok sepuasnya sampai bener-bener lulus. Kalau sobat masih bingung dengan apa yang dikerjakan, Kami sarankan untuk belajar dulu ya..:), matahari sudah hampir terbit ini harus bergegas, see you next posting sobat…. J

UNIVERSITAS BATAM STUDI BANDING KE PROPINSI KEPRI

UNIVERSITAS BATAM STUDI BANDING KE PROPINSI KEPRI

















Catatan Kesederhanaan - Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Terlampaui inilah pepatah yang dapat digambarkan untuk Rektor Universitas Batam Prof. Dr. Ir. H. Novirman Jamarun, M.Sc karena memiliki ide dan merealisasikannya dengan membawa jajaran Rektorat, Dekanat, Prodi dan Mahasiswa Magister untuk melakukan studi banding pada  4 Lokasi dalam 1 hari yakni Studi Pemerintahan ke Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Studi Kurikulum dan Kerjasama Akademik di Universitas Maritim Raja Ali Haji, Studi Ekonomi di STIE Pembangunan Tg.Pinang dan Studi Sejarah ke Pulau Penyengat Tg.Pinang.

Rektor Uniba yang juga  baru menjabat selama 2 bulan di Universitas Batam bukan orang baru di Dunia Pendidikan, ini terlihat dari prestasi akademik yang beliau miliki dan jabatan yang pernah diemban antara lain sebagai Koordinator Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri) dan Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Andalas (UNAND) Padang,  ia telah menyusun sejumlah rencana kerja yang telah dimulai dengan membenahi kondisi internal kampus, agar tercipta kebersamaan.

Rombongan yang langsung dipimpin oleh Rektor ini berangkat dari Batam pada pukul 08.15 Wib dan Tiba di Kantor Gubernur Propinsi Kepri di Dompak pada pukul 10.00 Wib dan disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepri Drs.H.Yatim Mustofa,M.Pd mewakili Gubernur Propinsi Kepulauan Riau.

Rektor menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan Rombongan ke Kantor Gubernur yakni untuk bersilaturahmi dan studi banding pemerintahan serta ingin kembali mengaktifkan kerjasama yang pernah dilakukan selama ini, hal ini sangat disambut baik oleh Kadis Pendidikan dengan langsung mengharapkan pihak Uniba untuk membuat proposal list kebutuhan pendidikan dan peningkatan kerjasama di Bidang Pendidikan.

Selanjutnya Rombongan berangkat ke Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan diterima oleh Wakil Rektor I  Muzahar, S.Pi, M.Si yang juga merupakan alumni S2 Uniba dan Wakil Rektor II Dr. Rumzi Samin yang menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa umrah yang aktif mencapai 5.500 orang yang tersebar dalam 5 Fakultas, Umrah juga bersedia untuk segera menjalin kerjasama pada bidang akademik dan penelitian bersama Universitas Batam. Kemidian Rombongan menuju ke STIE Pembangunan Tg.Pinang dan terakhir mengunjungi Pulau Penyengat untuk melakukan Studi Sejarah. (edt: CHS)

Foto2 Kegiatan (04/06/14) .... :





































































 

CARA MUDAH KANGKUNG HIDROPONIK

ALAT ALAT DASAR HIDROPONIK

CARA MENANAM TOGE MANTAP

HIDROPONIK TEGAK

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Candra Hernawan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger