Rakyat Miskin Bertambah, Dubes Belanda Puji Demokrasi
“Demokrasi faktanya memang dari korporasi, oleh korporasi, untuk kepentingan korporasi (kapitalis),” ungkap Ketua Lajnah Maslahiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia kepadamediaumat.com, Senin (14/4) melalui pesan singkat.
Menurut Arim, hasil pertumbuhan ekonomi baik karena semua indikator yang digunakan adalah sangat kapitalis sentris seperti semakin leluasanya mereka melegitimasi perampokannya melalui UU yang dibuat dalam sistem demokrasi.
“Sehingga meski rakyat miskin terus bertambah dan makin menderita karena perampokan tersebut, Retno L Marsudi malah mengatakan ‘Indonesia membuktikan berada di jalur yang benar’” keluhnya. (mediaumat.com, 15/4/2014)
Posting Komentar